Sekitar 50 orang yang tergabung dalam LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena kesal tak juga ditemui oleh perwakilan KPK, seorang demonstran nekat memotong urat nadinya.
Aksi yang berlangsung pukul 09.30 WIB, Selasa (7/9/2010) awalnya berlangsung lancar dan tertib. Ketika mereka ingin melapor dugaan korupsi yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, tidak ada perwakilan KPK yang terlihat menemui mereka.
Suasana sempat memanas saat mereka meminta masuk ke dalam Kantor KPK dan dihalang-halangi 20-an polisi yang berjaga. Aksi saling dorong pun sempat terjadi, namun mereka tetap tidak bisa melewati barikade aparat keamanan.
Akhirnya, Ahmad Fahri, Ketua Umum LSM yang berbasis di Bandung itu, menghantamkan sebuah gelas ke kepalanya, dan menyayatkan pecahan gelas tersebut ke pergelangan tangannya. Darah segar pun langsung berceceran di lantai lobi gedung KPK.
"Ini simbol darah rakyat, jangan sampai ada yang meninggal di sini karena tidak ada satu pun orang KPK yang menemui kami," ujarnya di Gedung KPK Jl. Rasuna Said, Jakarta.
Melihat aksi tersebut, massa LSM Penjara diperbolehkan masuk oleh aparat keamanan untuk memasuki pelataran depan Kantor KPK. Mereka akhirnya ditemui oleh staf Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK, Imam Harmudi.
Setelah berhasil ditemui, Ahmad langsung mendapatkan pertolongan pertama dari rekan sejawatnya. Kepada para demonstran, Imam berjanji akan meneliti terlebih dahulu laporan LSM Penjara, apakan ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat. LSM Penjara, menduga Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan telah melakukan tindak pidana korupsi dalam perekrutan 13 staf ahli Gubernur, penyelewenangan dana bantuan sosial tahun anggaran 2009, sebesar Rp 2,52 triliun, serta pembuatan kartu lebaran atas nama pribadi Ahmad Heryawan. menggunakan dana APBD Jawa Barat sebesar Rp 1,7 miliar. (mpr/mok)
sumber :http://www.detiknews.com/read/2010/09/07/120241/1436657/10/demonstran-nekat-potong-urat-nadi-di-kpk?991101605
Artikel Yang Berhubungan
- 5 Tahun Lagi Rp 1.000 Jadi Rp 1 Perak !!! Masa sih???
- Manusia Tanpa Tulang Bertahan Hidup Selama 25 tahun hanya di atas Tempat tidur
- Mengapa bangsa Indonesia kalah kreatif dari negara-negara maju
- Karnaval Budaya di Bundaran HI Diwarnai Pamer Payudara
- Mengungkap Bisnis Seks Dipenjara, SCTV Dilarang Tayang Oleh Seorang Menteri
- Inilah Kronologi Meninggalnya Adjie Massaid
- Adjie Meninggal Karena Serangan Jantung
- Bukti Kejamnya Penjara Indonesia, Napi Dipaksa Makan Kotoran Manusia
- Walau Negara Miskin Pengemis di Bangladesh Digaji Negara, Bila Disini?
- Demi Menyambung Hidup, Pria Ini Makan Tikus
- Terbaru, Facebook Akan Ditutup 15 Maret Amankan Foto dan Data Anda
- Foto-foto pemain Philipine Dugem bareng Rahma Azhari
- Indonesia Penjual Manusia, Malaysia Memperbudak Manusia
- Indonesia Juara Dunia di Twitter
- Perbandingan Jepang Dengan Indonesia dalam Segala Hal !
- Mantan Presiden Megawati di Bentak Polisi
- Indonesia vs Pakistan (Perbandingan Kedua Negara dalam Memerangi Ekstrimisme/Teroris)
- Orang INDONESIA YANG DIKAGUMI bahkan dijadikan PAHLAWAN DI MALAYSIA
- Antara Indonesia, Polandia dan Monaco, (Siapa Yang Duluan Menggunakan Merah Putih)
- Pesan Damai, Unyil Salaman Dengan Upin
- Manohara Tak Setuju Ganyang Malaysia
- 10 Alasan Kita Harus Kasihan Kepada Malaysia
- Tentang Malaysia
- Daftar 500 Website Malaysia Yang di Hack oleh Hacker Indonesia Pada Hari Kemerdekaan Malaysia !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar